Depok, 18 Oktober 2007
Waktu itu kami, saya, istri, ibu
mertua dan anak laki-laki saya hendak mengantar adik yang akan
pulang ke Bogor sampai depan rumah. Posisi saya ada di jalanan
halaman rumah dengan menggendong anak saya yang berusia 3 tahun.
Saat menunggu adik saya menyiapkan motornya saya melihat titik
sinar putih yang cukup terang berukuran lebih besar dari bintang-bintang
yang biasanya. Saya kira itu memang bintang sampai suatu ketika
saya sadar kalau ternyata terdapat 3 titik sinar yang jaraknya
berdekatan satu sama lain dan ketiganya bergerak... Kondisi ini
membuat saya memanggil istri dan ibu mertua saya yang hanya berdiri
di teras termasuk adik saya bersama-sama ikut mengamati sinar
tersebut. Dari penampakan kami hanya warna sinar putih terang
yang tampak yang kadang bergerak dengan kecepatan yang tidak
begitu cepat jika dibandingkan dengan kecepatan pesawat dan
kadang juga berhenti. Pada saat bergerak maupun berhenti 2
sinar tampak sejajar sedang 1 sinar lainnya tampak lebih di depan.
Pergerakan sinar bisa dibilang dari Timur ke Barat. Kadang juga
ukuran dari 3 sinar tersebut mengecil dan membesar sampai akhirnya
2 titik sinar yang sejajar tadi menghilang dari pandangan kami
lebih dulu.